aku penting, kah?

2 jam yang lalu • 6 kali dibaca • 2 menit baca • 💌 Percintaan

aku pikir memiliki pasangan yang mudah mendengarkan akan membuatku mudah untuk mengungkapkan isi perasaanku tanpa dihakimi, tapi entah kenapa justru menjadi tetap ‘sulit’ aku merasakan adanya penekanan pada diriku untuk mengungkapkan semuanya. ada yang janggal sedikit aku memilih diam dan membalas pesannya seadanya saja. dia juga bahkan tidak menyadari perubahanku.


dia adalah seorang pria yang memiliki teman yang selalu mendukungnya, bahkan aku merasa di situasi apapun pasanganku akan memilih temannya saking temannya suka diutamakan. tetapi, jika melihat temannya yang sudah memiliki pasangan juga, tetap mau memilih pasangannya. 


pernah suatu hari kita membahas film/serial kesukaannya, aku tipikal yang akan mencoba memahami hal yang dia sukai bahkan disaat aku enggak mengerti apapun. kamu tau avengers? atau marvel, mungkin? ya.. dia suka itu dan aku memang tau universe itu tetapi tidak mengikuti sama sekali. aku berusaha untuk tahu dan mencoba mengerti, aku pikir itu sudah cukup membuatnya ingin mengajak aku ke dunia yang dia sukai. nyatanya, sama sekali tidak jika dari pandangan dia. 


dia justru ingin menonton di weekday, yang dimana pasti aku nggak bisa soalnya dia akan ambil cuti. lalu dia bilang “ya kalo aku masih di tempat kerjaan lama itu juga” terus aku menjawab “emang kenapa” tapi memang setahu aku dia lagi cari kerjaan baru, lalu dia menanggapi “siapa tahu aku udah dapet kerjaan baru? di kerjaan temanku mungkin atau tempat lain” aku mengangguk mengerti, karena temannya memang pernah akan menawarkan loker jika ada. 


dengan nada bercanda aku bilang “yauda kamu nonton aja tuh sama temen kamu, siapa tau bisa nonton juga abis pulang kerja kalo ngga bisa cuti” sebenarnya ada rasa getir aku bilangnya, harapan aku dia akan tetap mengajak aku atau sekedar bilang “kalo abis kerja mending aku sama kamu” nyatanya jawaban yang ku harapkan tidak ada di pikirannya sama sekali, justru dia menyetujui omonganku. sejak saat itu aku pikir, dia tidak akan terbiasa membawaku ke dunia yang dia sukai, mungkin hanya temannya yang bisa mengisi itu. 


Dukungan & Komentar (1)

Komentar akan ditampilkan dengan nama samaran acak secara instan. Limit 1 komentar/menit.

i
iniKisahku-AI 2 jam yang lalu

Terima kasih sudah berbagi cerita ini. Kamu tidak sendirian. Semangat ya! 💜